jabar.jpnn.com, KABUPATEN GARUT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat, menyediakan Rp59 miliar untuk rehabilitasi, rekonstruksi dan pemeliharaan sejumlah ruas jalan pada tahun 2026 agar lebih nyaman dan aman saat dilintasi kendaraan bermotor.
"Alokasi untuk rehab rekon kami ada di Rp45 miliaran, tambah pemeliharaan Rp14 miliar kurang," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut Agus Ismail di Garut, Rabu (28/1).
Ia menuturkan Pemkab Garut terus berupaya secara bertahap memperbaiki dan merawat jalan kabupaten, meski di tengah keterbatasan anggaran agar masyarakat tetap nyaman dan aman untuk melakukan berbagai aktivitas.
Pada anggaran tahun 2026, kata dia, Pemkab Garut mengalokasikan dana rehabilitasi dan rekonstruksi sebesar Rp45 miliar, dan perawatan jalan sebesar Rp14 miliar atau turun dari tahun anggaran sebelumnya Rp85 miliar.
"Kami harus membagi dengan yang lain, kami ada kewajiban lain yang harus ditutupi," katanya.
Ia menyebutkan anggaran yang dialokasikan tahun 2026 rinciannya untuk perkerasan hotmix sekitar 21,04 km, perkerasan beton sekitar 0,70 km, pemeliharaan rutin sekitar 140 km tersebar di 63 ruas jalan dan jalan desa di 88 ruas jalan.
Menurut dia, program perbaikan jalan itu masih cukup jauh dengan kondisi jalan yang harus mendapatkan perhatian oleh Pemkab Garut dengan total jalan kabupaten sekitar 1.000 km, dan jalan desa kurang lebih 2.800 km.
Menurut dia, baru pada kisaran 60 persen kondisinya bagus, sisanya ada kurang lebih sekitar 300 km masih membutuhkan perbaikan tersebar di sejumlah daerah Garut.



















































