jatim.jpnn.com, SURABAYA - National Hospital nemperkenalkan teknologi Robotic Surgery melalui pengenalan Edge Medical MP1000 Multi-port Endoscopic Surgical Robot System, sebuah sistem robotik laparoskopi canggih yang diklaim mampu meningkatkan presisi dan keamanan tindakan bedah secara signifikan.
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi National Hospital dr Robert Hunan Purwaka, Sp.OG, D.MAS, F.MIS, menjelaskan teknologi ini merupakan pengembangan dari metode laparoskopi konvensional yang selama ini dilakukan secara manual.
“Kalau laparoskopi biasa dilakukan dengan tangan secara langsung, kini kita dibantu dengan teknologi robotik. Namun, robot ini tidak bekerja sendiri. Seluruh gerakan tetap dikendalikan penuh oleh dokter,” ujar dr Robert, Rabu (28/1).
Menurutnya, sistem robotik ini terdiri dari tiga bagian utama, yakni konsol bedah, tower monitor, dan konsol robotik. Dokter akan mengendalikan seluruh proses operasi dari konsol bedah menggunakan joystick untuk mengatur kamera dan instrumen bedah yang digerakkan oleh lengan robot.
“Dokter mengendalikan arah pandangan, pergerakan alat, membuka, menutup, memutar, dan memegang jaringan melalui joystick. Rasanya seperti tangan kita benar-benar masuk ke dalam tubuh pasien,” jelasnya.
dr Robert menyebutkan teknologi ini dapat digunakan untuk berbagai bidang bedah, antara lain kandungan, digestif, dan urologi. Untuk bidang kandungan, Robotic Surgery dapat digunakan pada operasi pengangkatan rahim, miom, kista, hingga kasus perlengketan yang kompleks.
Sementara di bidang digestif, teknologi ini mendukung operasi kompleks pada usus buntu, batu empedu, liver, pankreas, hingga pemotongan lambung. Adapun di bidang urologi, tindakan seperti operasi prostat dan ginjal juga dapat dilakukan.
Dari sisi presisi, dr Robert menegaskan tingkat akurasi robotik sangat tinggi.



















































