Pakar UGM Sebut Radikalisasi pada Anak di Ruang Digital Masalah Nyata

11 hours ago 15

Pakar UGM Sebut Radikalisasi pada Anak di Ruang Digital Masalah Nyata

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi- Warga bermain gim di gawainya. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/aww/aa.

jpnn.com - Dosen Departemen Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM) Hakimul Ikhwan mengatakan paparan ideologi radikal terhadap anak-anak di ruang digital perlu ditangani secara kolektif oleh sekolah, keluarga, pemerintah, dan masyarakat.

"Radikalisasi anak melalui ruang digital adalah masalah nyata, kompleks, dan menuntut kerja bersama," ujar Hakimul Ikhwan di Yogyakarta, Jumat (28/11/2025).

Hakimul menjelaskan bahwa paparan ideologi radikal tidak hanya menjangkau remaja, tetapi juga anak-anak berusia 10-18 tahun.

Kasus terbaru adalah yang terjadi di sebuah sekolah di Jakarta menunjukkan bagaimana internalisasi kekerasan bisa berujung pada tindakan ekstrem.

Dia menuturkan bahwa proses radikalisasi dapat dipetakan melalui tiga tingkatan.

Pertama, kelompok puncak yang memiliki pemahaman ideologis mendalam sehingga bertindak berdasarkan keyakinan tersebut.

Kedua, kelompok tengah atau "seekers" yang sedang mencari jati diri dan menjadi kelompok paling rentan dibentuk.

Ketiga, kelompok paling bawah yang jumlahnya terbesar, yakni mereka yang ikut karena lingkungan, rasa penasaran, atau kesenangan.

Pakar dari Departemen Sosiologi UGM Hakimul Ikhwan menyebut radikalisasi pada anak di ruang masalah nyata dan harus disikapi bersama. Simak analisisnya.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |