jpnn.com, JAKARTA - Kelancaran arus logistik, kepastian layanan hingga komunikasi yang efektif antara pemerintah dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing industri dan perdagangan nasional.
Untuk mendukung hal tersebut, Bea Cukai melalui unit vertikalnya di berbagai daerah mengintensifkan kegiatan Customs Visit Customer (CVC) sebagai wujud pelaksanaan fungsi trade facilitator dan industrial assistance.
Salah satu kegiatan dilaksanakan Bea Cukai Lampung bersama Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) melalui kunjungan ke PT Great Giant Pineapple pada Kamis (18/6).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi dengan pelaku usaha, menghimpun masukan atas pelayanan kepabeanan, serta memastikan kepatuhan pengguna jasa terhadap ketentuan di bidang kepabeanan, khususnya terkait pemanfaatan fasilitas Kawasan Berikat.
Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagbar Bier Budy Kismulyanto, menyampaikan apresiasi kepada PT Great Giant Pineapple atas kontribusinya terhadap peningkatan ekspor dan perekonomian daerah.
Sebagai salah satu eksportir hortikultura terbesar di Indonesia, perusahaan tersebut memiliki peran strategis dalam menyerap hasil pertanian lokal, membuka lapangan kerja, serta memberdayakan petani melalui program kemitraan UMKM.
Sementara itu, Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) bersama Bea Cukai Malili melaksanakan kegiatan industrial assistance kepada PT Vale Indonesia Tbk dan PT Huali Nickel Indonesia pada Kamis (23/6).
Dalam kunjungan tersebut, tim Bea Cukai berdiskusi dengan manajemen perusahaan mengenai berbagai aspek layanan kepabeanan, termasuk fasilitas fiskal, prosedur ekspor-impor, serta optimalisasi pemanfaatan layanan digital.






















































