jateng.jpnn.com, BANDUNG - Gelandang Persib Bandung Thom Haye mulai menemukan ritmenya bersama Maung Bandung.
Enam kemenangan beruntun di BRI Super League dan hasil manis di AFC Champions League Two (ACL 2) membuat kepercayaan diri tim melonjak.
Pada laga terakhir, Haye ikut mengantarkan Persib menang dramatis 3-2 atas Selangor FC, sebuah comeback yang menurutnya tak lepas dari sosok Bojan Hodak.
Haye menggambarkan Hodak sebagai figur sentral di ruang ganti. Bukan sekadar pelatih, tetapi mentor yang menggeser atmosfer tim menjadi jauh lebih optimistis, bahkan ketika Persib tertinggal 0-2.
“Saya merasa dia adalah mentor di dalam tim. Memang kadang di pinggir lapangan dia emosional, tetapi menurut saya di dalam latihan dan ketika bersama pemain, dia adalah orang baik,” ujar Haye.
Hodak juga dianggap pelatih yang terbuka dan mudah diajak berdiskusi. Pemikirannya fleksibel, sementara pendekatannya ke pemain terasa hangat. Haye bahkan menyebut hubungan mereka terjalin baik sejak hari pertama kedatangannya di Bandung.
“Sejak awal dia menyambut dengan baik dan menjelaskan berbagai situasi sulit kepada saya. Kami bisa berbincang dengan baik, dia juga sangat santai,” kata mantan pemain Almere City itu.
Chemistry yang terbangun antara pelatih dan pemain kini berbuah hasil. Persib yang musim sebelumnya kerap tersendat, kini berubah menjadi tim yang kompak dan stabil. Enam kemenangan beruntun di dua kompetisi membuat Maung Bandung kembali dipandang sebagai penantang serius.



















































