jatim.jpnn.com, MALANG - Sebagian kawasan wisata Gunung Bromo ditutup setelah dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla), untuk mendukung proses pemadaman api dan menjaga keselamatan pengunjung.
Surat resmi bernomor PG.22/T.8/BIDTEK/HMS.01.07/B/09/2026 tersebut menyatakan pintu masuk Jemplang dari arah Malang untuk sementara ditutup total bagi wisatawan.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan penutupan tersebut untuk melancarkan proses pemadaman.
“Memperhatikan keamanan pengunjung, maka kunjungan wisata Bromo melalui pintu masuk Jemplang (Malang) ditutup untuk pengunjung,” kata Rudijanta tertulis Jumat (11/9).
Rudijanta menyebut wisatawan masih bisa mengakses kawasan Gunung Bromo melewati dua pintu masuk lain, yakni Cemorolawang di Probolinggo dan Wonokitri di Pasuruan.
“Dengan batasan yang boleh dikunjungi hanya sampai laut pasir, Savana Lembah Watangan ditutup,” ujarnya.
Kebijakan penutupan sebagian kawasan Bromo itu terhitung sejak Kamis (10/9). Petugas akan menyesuaikan pembukaan dengan perkembangan situasi kebakaran di lapangan.
"Akses transportasi Malang-Lumajang melalui Poncokusumo dan Senduro juga tetap dapat dilalui, dan kegiatan kunjungan wisata ke Ranu Regulo dapat dilakukan sesuai ketentuan berlaku,” jelasnya.



















































