jateng.jpnn.com, SEMARANG - Anggota Komisi VII DPR RI Samuel JD Wattimena menilai ruang bagi seni rupa di Kota Semarang, Jawa Tengah makin berwarna.
Pernyataan itu disampaikannya saat mengapresiasi pameran Wara yang digelar di Gedung Oudetrap, Little Netherlands Semarang, Jumat (28/11) malam.
Menurut Samuel, karya para seniman muda yang menampilkan ekspresi personal sekaligus refleksi sosial memberi warna baru bagi seni rupa di Kota Semarang.
“Ketika diundang hadir, antusiasme saya besar karena ingin melihat ekspresi anak-anak muda dengan tema Wara. Karya mereka masih murni, belum terbebani kehidupan ekonomi, tetapi penuh idealisme dalam merespons lingkungan sekitar,” ujar Samuel.
Politikus PDI Perjuangan ini menilai pameran tersebut merupakan satu bentuk intelektual untuk membaca situasi sosial dan mengekspresikannya secara kreatif. Dalam kesempatan itu, dia juga membacakan orasi budaya.
“Mengajak generasi muda melihat degradasi yang terjadi, tetapi tidak menjadikannya stigma. Mereka justru bisa membalik keadaan dengan kesadaran bahwa kebudayaan lokal dan sumber daya sekitar adalah energi yang bisa dimanfaatkan,” ujarnya.
Sang perancang mode ini menyebut pentingnya generasi muda memahami dan mengelola potensi yang dimiliki untuk menjadi kekayaan bangsa.
“Segala peluang sudah diberikan, alam pun telah menyediakan. Tugas generasi muda adalah melihat, memahami, dan mengolah sehingga menjadi kontribusi untuk Indonesia Raya,” ujarnya.



















































