jatim.jpnn.com, SURABAYA - Seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial K, warga Kabupaten Bojonegoro, ditangkap polisi setelah diduga membunuh bayi laki-laki yang baru dilahirkannya di rumah majikannya di Jalan Pesapen Selatan, Kecamatan Krembangan, Surabaya.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (6/12), tetapi terungkap setelah majikan korban mencium bau busuk dari sebuah kardus styrofoam yang dibawa tersangka.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Rina Shanty Dewi Nainggolan mengatakan kecurigaan majikan muncul pada Selasa (9/12) sekitar pukul 09.24 WIB.
“Pemilik rumah curiga dengan bawaan K. Kemudian memerintahkan untuk membuka kardus styrofoam tersebut dan didapati ada mayat bayi laki laki," kata Rina, Rabu (31/12).
Pemilik rumah kemudian menghubungi Call Center 110. Petugas Polsek Bubutan mendatangi lokasi dan meneruskan laporan ke Tim Inafis Polrestabes Surabaya untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Setelah dilakukan olah TKP, bahwa benar mayat bayi laki-laki meninggal dunia diduga karena henti napas paksa pada mulut bayi," ujarnya.
Jasad bayi kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Samsoeri Mertoyoso Polda Jatim untuk keperluan autopsi. Sementara tersangka K diamankan dan dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui sengaja membunuh bayinya karena takut diketahui majikannya bahwa dirinya hamil dan melahirkan di kamar mandi rumah tersebut.



















































