jpnn.com, JAKARTA - Konflik internal yang melibatkan pemegang saham Mukhtara Air akhirnya mencapai titik damai setelah berlangsung cukup lama.
Penyelesaian tersebut tidak lepas dari peran VP Mohsein Saleh Badegel yang dinilai berhasil menjadi mediator dan menjembatani perbedaan pandangan di antara para pemegang saham.
Melalui pendekatan yang mengedepankan musyawarah, komunikasi terbuka, dan kepentingan jangka panjang perusahaan, Mohsein Saleh Badegel mampu mempertemukan seluruh pihak dalam sebuah kesepakatan damai.
"Kesepakatan ini menjadi momentum penting bagi Mukhtara Air untuk kembali fokus pada penguatan bisnis dan tata kelola perusahaan," kata Mohsein Saleh Badegel dalam keterangan resminya, Selasa (16/6).
Konflik pemegang saham yang sebelumnya menjadi hambatan dalam pengambilan keputusan strategis kini diharapkan tidak lagi mengganggu arah pengembangan perusahaan.
Seluruh pihak sepakat untuk meninggalkan perbedaan masa lalu dan membangun kembali kepercayaan demi kemajuan Mukhtara Air.
“Tidak ada kemenangan yang lebih besar daripada keberhasilan menyatukan hati dan tujuan. Masa depan Mukhtara Air harus dibangun di atas fondasi persatuan, kepercayaan, dan komitmen bersama,” ujarnya.
Keberhasilan menyelesaikan konflik internal ini dinilai menjadi bukti pentingnya kepemimpinan yang tegas, visioner, dan mampu membangun komunikasi sehat di tengah situasi yang kompleks.





















































