Persoalan Asmara Jadi Motif Penculikan-Penganiayaan di Jakut

2 hours ago 13

Persoalan Asmara Jadi Motif Penculikan-Penganiayaan di Jakut

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana didampaing Kepala Unit Reserse Polsek Metro Penjaringan AKP Sampson Sosa Hutape memperlihatkan alat bukti kasus percobaan penculikan dan penganiayaan saat jumpa pers di Polsek Metro Penjaringan pada Senin (15/6/2026). ANTARA/HO-Polsek Metro Penjaringan

jpnn.com, JAKARTA - Polisi mengungkap motif percobaan penculikan dan penganiayaan terhadap lansia di Penjaringan, Jakarta Utara (Jakut).

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Penjaringan AKP Sampson Sosa Hutapea mengatakan motif kasus tersebut karena hubungan asmara pelaku dengan anak korban tak direstui.

"Motif tersangka CW yang melibatkan FAP melalukan tindak pidana percobaan penculikan dan penganiayaan terhadap lansia berinisial GH (70) diduga hubungan yang tidak direstui,” kata AKP Sampson, Senin.

Dia menjelaskan motif penculikan diduga karena adanya penolakan hubungan asmara dari keluarga korban terhadap tersangka CW yang sudah beristri dan punya anak.

CW yang sudah memiliki istri dan anak diketahui tetap menjalin hubungan dengan anak korban berinisial CKH.

"Jadi, pelaku ini berkeinginan bertemu korban GH untuk membicarakan hubungannya dengan anak korban, tetapi ditolak," kata dia.

Menurut keterangan pelaku, penolakan tersebut membuat CW mengajak pelaku lainnya, FAP, melakukan aksi penculikan dan penganiayaan.

Kedua pelaku mendatangi tempat tinggal korban dengan CW sebagai sopir dan FAP berperan sebagai penumpang yang duduk di belakang atau eksekutor aksi penculikan.

Polisi menyatakan motif penculikan dan penganiayaan terhadap lansia di Penjaringan, Jakut, karena persoalan asmara.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |