bali.jpnn.com, DENPASAR - Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali mengakui data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) secara tahun ke tahun pada Mei 2026 menurun.
BPS Bali mencatat terjadi penurunan jumlah turis asing ke Bali secara tahun ke tahun antara Mei 2025 dengan Mei 2026 sebesar 3,98 persen.
Namun, yang menarik okupansi hotel berbintang justru berbanding terbalik, di mana kenaikan mencapai 3,06 persen.
Menurut Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dispar Bali Ida Ayu Indah Yustikarini, kondisi ini tidak lepas dari dinamika global yang membuat harga bahan bakar meningkat dan meningkatkan harga tiket pesawat.
“Iya benar data BPS, tentu ini tidak bisa terlepas dari harga tiket pesawat yang naik.
Namun, lihat juga tingkat hunian kamar hotel itu kan meningkat, ya bahkan di hotel berbintang,” kata Ida Ayu Indah Yustikarini dilansir dari Antara.
Meski masih ada sisi positif di tengah tren penurunan kunjungan wisman, Dispar Bali menyadari situasi ini memerlukan evaluasi cepat.
Sebagai langkah taktis, Dispar Bali kini mulai mengubah strategi pemasaran dengan mengalihkan pangsa pasar utama mereka.


















































