BIJB Mengakui Bandara Kertajati Krisis Keuangan Akibat Sepi Penerbangan

1 day ago 26

Rabu, 01 Juli 2026 – 14:00 WIB

BIJB Mengakui Bandara Kertajati Krisis Keuangan Akibat Sepi Penerbangan - JPNN.com Jabar

Suasana sepi di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Sepinya aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati menjadi penyebab utama kondisi keuangan bandara terus tertekan.

Minimnya pesawat yang lepas landas dan mendarat membuat pemasukan bandara seret.

Di tengah kondisi tersebut, wacana pengalihan pengelolaan Kertajati kepada Kementerian Pertahanan (Kemenhan) pun semakin kuat.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PT BIJB, Ronald H Sinaga mengakui persoalan terbesar Kertajati saat ini adalah tidak adanya arus kas akibat sepinya pergerakan pesawat.

"Problem Kertajati itu kan nggak ada cash flow. Cash flow yang nggak ada kenapa? Karena nggak ada pergerakan pesawat yang take-off landing," kata Ronald, Rabu (1/7/2026).

Menurut dia, lesunya penerbangan bukan hanya terjadi di Kertajati. Salah satu penyebabnya adalah jumlah armada pesawat di Indonesia yang terus berkurang.

"Pesawatnya juga sedang berkurang sekarang. Dulunya 750 se-Indonesia, sekarang tinggal 308 yang flying," ujarnya.

Di sisi lain, maskapai juga dibebani kenaikan biaya operasional, mulai dari harga avtur, nilai tukar rupiah, hingga harga suku cadang pesawat.

Sepinya penerbangan membuat Bandara Kertajati krisis cash flow. Di tengah kondisi itu, wacana pengelolaan oleh Kementerian Pertahanan semakin kuat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |