jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran bakal berdampak positif bagi APBN RI.
Purbaya menjelaskan akibat perang antara Iran versus AS-Israel kondisi minyak dan gas Indonesia memprihatinkan.
Sebab, perang tiga negara ini membuat kenaikan harga kebutuhan migas. Karena itu, APBN menanggung subsidi terhadap migas di dalam negeri.
"Kan kemarin sebagian anggaran sudah kami sisihkan untuk subsidi," kata Purbaya saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Senin (15/6).
Karena itu, Purbaya menilai apabila ketegangan geopolitik mereda dan harga energi menjadi lebih stabil, kebutuhan anggaran subsidi diperkirakan akan menurun
Menurut dia, berkurangnya kebutuhan subsidi energi bisa membuka ruang fiskal yang lebih besar guna mendukung program prioritas pemerintah.
"Sehingga akan jauh berkurang (beban subsidi) dan ada ruang untuk memberi pembiayaan program-program. Kami lihat seperti apa perkembangannya," ujarnya.
Meski demikian, pemerintah masih bakal mencermati perkembangan kondisi global dan dampaknya terhadap perekonomian nasional sebelum melakukan penyesuaian lebih lanjut terhadap postur APBN.





















































