bali.jpnn.com, DENPASAR - Pemprov Bali memastikan kesiapan anggaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali dalam mengantisipasi dampak musim hujan yang mulai terjadi pada September ini.
Gubernur Wayan Koster menegaskan tidak ada kenaikan nominal pagu anggaran kebencanaan dalam Raperda Perubahan APBD 2026.
Alokasi anggaran induk saat ini dinilai masih sangat memadai.
“Pos belanja tidak terduga masih cukup, dan setiap ada kebutuhan terkait penanganan bencana selalu direalisasikan," kata Gubernur Koster dilansir dari Antara.
Menurut Koster, realisasi anggaran kebencanaan saat ini baru mencapai 50 persen.
BPBD Bali juga telah menjalankan manajemen mitigasi dan antisipasi bencana dengan baik.
Berdasar data, total alokasi anggaran BPBD Bali pada 2026 mencapai Rp 24,8 miliar.
Perinciannya, porsi anggaran prioritas dialokasikan sebesar Rp 6,4 miliar lebih, sementara anggaran penunjang sebesar Rp 18,3 miliar lebih.


















































