Pertamax Diprediksi Rp 20 Ribu, Seusai Kenaikan Harga Minyak Global

3 hours ago 30

Pertamax Diprediksi Rp 20 Ribu, Seusai Kenaikan Harga Minyak Global

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

BBM RON 92 atau Pertamax. Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pertamina Patra Niaga membeberkan potensi tekanan terhadap harga BBM nonsubsidi, termasuk Pertamax, jika harga minyak mentah dunia tetap berada pada level tinggi.

Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga Eko Ricky Susanto mengatakan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax dan Dex dipastikan akan terdampak jika harga minyak dunia tidak kembali turun ke kisaran USD 60-USD 70 per barel. 

"Harga Pertamax, Dex, itu akan berkisar di angka Rp18 ribu-Rp20 ribuan karena belum ada indikasi terjadi penurunan harga minyak dunia,” kata Eko dikutip di Jakarta (15/9).

Karena itu, Eko berharap krisis geopolitik yang berlangsung di Timur Tengah dapat segera mereda, sehingga dapat menekan harga BBM nonsubsidi.

“Kami berharap semoga itu (meredanya konflik Timur Tengah) bisa terjadi segera. Kalau tidak, kondisinya akan berdampak seperti sekarang,” kata Eko.

Terpisah, Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dewi Juliani meminta pemerintah dan Pertamina menyiapkan langkah mitigasi untuk menahan dampak lonjakan harga minyak dunia terhadap masyarakat.

“Pemerintah harus memastikan ada strategi yang kuat agar dampaknya tidak langsung dibebankan kepada konsumen,” kata Dewi.

Adapun tekanan terhadap harga energi global meningkat seiring eskalasi konflik di Timur Tengah dan gangguan terhadap jalur distribusi minyak. 

Pertamina Patra Niaga membeberkan potensi tekanan terhadap harga BBM nonsubsidi, termasuk Pertamax, jika harga minyak mentah dunia tetap berada pada level tingg

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |