jatim.jpnn.com, SIDOARJO - Grand Surya Carnival (GSC) 2026 yang digelar warga RW 07 Dukuh Tengah, Buduran, Sidoarjo, sukses menarik perhatian ribuan pengunjung.
Tak sekadar menjadi ajang silaturahmi warga, GSC 2026 juga menjadi ruang untuk menampilkan kreativitas sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelibatan puluhan pelaku UMKM.
Salah satu kegiatan yang mencuri perhatian ialah lomba fashion show bertema Nusantara. Yang membuatnya unik, seluruh busana yang ditampilkan peserta dibuat menggunakan bahan daur ulang.
Barang-barang yang biasanya dianggap sebagai sampah seperti tas kresek, spons, kardus, hingga karpet bekas disulap menjadi kostum yang menarik.
Salah satu peserta Dodi Wicaksono tampil membawa busana bertema Sang Hyang Gedruk yang mengangkat budaya Kabupaten Magelang.
Dodi mengaku membutuhkan waktu hingga dua bulan untuk menyelesaikan kostum tersebut.
“Butuh waktu hingga dua bulan untuk membuat kostum unik dan elegan ini, yang semuanya memanfaatkan bahan daur ulang sampah,” ujar Dodi saat ditemui di lokasi acara.
Ketua RW 07 Dukuh Tengah Buduran Khoirul Anwar mengatakan GSC digelar untuk memperkuat kerukunan sekaligus memberikan ruang bagi warga mengembangkan kreativitas dan kegiatan ekonomi.


















































