SETARA: Tidak Ada Kebutuhan Objektif Melibatkan Taruna Akmil di Sekolah Rakyat

1 day ago 27

 Tidak Ada Kebutuhan Objektif Melibatkan Taruna Akmil di Sekolah Rakyat

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pelibatan taruna di sekolah rakyat. Ilustrasi. (ANTARA/HO - Akmil Magelang)

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute Hendardi mengkritik penugasan taruna Akmil bagi peserta Sekolah Rakyat, karena mencerminkan cara pandang negara yang makin mengaburkan batas antara ranah sipil dan militer. 

Hendardi mengatakan pemerintah seharusnya memperkuat institusi sipil dalam menjalankan fungsi pendidikan, ketimbang menjadikan militer sebagai instrumen pembentukan karakter. 

"Ini adalah preseden yang berbahaya. Seakan-akan pembentukan karakter warga negara hanya bisa dilakukan melulu oleh militer," kata Hendardi melalui keterangan persnya, Rabu (1/6).

Dia mengatakan Sekolah Rakyat adalah program afirmasi pendidikan yang ditujukan bagi kelompok masyarakat yang menghadapi kerentanan sosial-ekonomi. 

Menurut dia, pendekatan yang dibutuhkan ialah pedagogis, humanistik, dan partisipatif yang bertumpu pada ilmu pendidikan, psikologi perkembangan, hingga voluntarisme sosial.

"Tidak ada kebutuhan objektif yang membenarkan pelibatan taruna militer dalam proses tersebut," ujar Hendardi.

Dia menyadari bahwa disiplin menjadi nilai penting dalam pendidikan, tetapi tidak identik dengan militer. 

"Nasionalisme dan patriotisme warga negara penting. Namun, keduanya bukan hanya milik militer. Negara seharusnya tidak mengaburkan cara pandang tersebut," kata dia.

Ketua Dewan Nasional SETARA Institute Hendardi mengatakan profesionalisme militer bukan dilihat dari luasnya keterlibatan dalam urusan sipil.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |