Tanggapi Seskab Teddy, Direktur LIMA: Inflasi Pengamat Tak Bikin Negara Nyungsep

3 hours ago 17

 Inflasi Pengamat Tak Bikin Negara Nyungsep

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Seskab Teddy Indra Wijaya. Foto dokumentasi Setkab

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti menyebut Indonesia sebenarnya tetap baik-baik saja ketika terjadi inflasi pengamat seperti diucapkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. 

Hal demikian dikatakan Ray menyikapi pernyataan Teddy soal fenomena inflasi pengamat yang berbicara tanpa data.

"Negara tidak akan runtuh karena inflasi pengamat," kata Ray melalui layanan pesan, Senin (13/4).

Namun, kata aktivis prodemokrasi itu, Indonesia otomatis tersungkur ketika pejabat pemerintahan tidak cakap mengurus negara. 

"Ya, jelas, negara akan nyungsep karena pejabatnya yang tidak becus, mengabaikan aturan, dan bersikap arogan," ujar Ray.

Dia kemudian menyebut praktik pengabaian aturan hingga arogansi terjadi ketika Presiden RI Prabowo Subianto menempatkan tentara aktif sebagai Seskab.

"Misalnya, menempatkan tentara aktif menjadi Sekretaris Kabinet, di peristiwa ini ada masalah kompetensi, pelanggaran aturan, dan arogansi," ungkap Ray.

Dia menuturkan pemerintah seharusnya bisa menjawab kisah pembelian mobil pikap 205 ribu unit dan motor trail oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Direktur Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti menyebut Indonesia otomatis tersungkur ketika pejabat pemerintahan tidak cakap mengurus negara.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |