jpnn.com, JAKARTA - Institut Teknologi PLN (ITPLN) memperkuat sinergi dengan Asosiasi Praktisi Pendingin dan Tata Udara Indonesia (APITU) dengan membuka kembali program ikatan kerja untuk 100 orang mahasiswa. Kerja sama itu juga dilengkapi dengan penambahan laboratorium peraga pendingin.
Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk menyiapkan lulusan yang siap bekerja di industri pendingin dan tata udara yang terus berkembang di Indonesia.
Rektor ITPLN, Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa Mulyana K., M.T., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., mengatakan sinergitas dengan APITU menjadi bagian dari upaya kampus memperluas kemitraan dengan dunia industri di luar PLN Grup.
Menurutnya, penguatan jejaring industri menjadi salah satu kunci dalam mencetak lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja.
"ITPLN terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai sektor industri. Kerja sama bersama APITU diharapkan mampu memperkuat kompetensi mahasiswa dan lulusan sekaligus memperluas peluang karier lulusan di industri pendingin dan tata udara," ujar Prof. Iwa Garniwa dalam keterangannya, Rabu (1/7).
Salah satu poin utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut ialah program ikatan kerja bagi 100 mahasiswa Diploma III ITPLN.
Program ini diharapkan memberikan kepastian jalur karier sekaligus memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil di industri pendingin nasional.
Selain itu, ITPLN dan APITU sepakat menjalin kerja sama dalam program peningkatan kompetensi atau upskilling bagi kelas karyawan, pelaksanaan sertifikasi kompetensi mahasiswa, serta pengembangan riset di bidang pendingin industri.





















































