Industri Galangan Kapal Tanjung Benoa Siap Transformasi ke Blue-Green Economy

4 hours ago 14

Rabu, 01 Juli 2026 – 21:56 WIB

Industri Galangan Kapal Tanjung Benoa Siap Transformasi ke Blue-Green Economy - JPNN.com Bali

Kondisi galangan kapal di Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Badung, Bali, yang siap beroperasi. Foto: Source for JPNN

bali.jpnn.com, DENPASAR - Setelah 39 tahun bertahan di tengah polemik lingkungan dan tata ruang dengan pemukiman padat, industri galangan kapal di Tanjung Benoa, Bali, akhirnya bisa bernapas lega.

Masa depan industri maritim lokal ini menemui babak baru lewat dukungan penuh TNI AL, yang ditandai dengan peresmian Asosiasi Galangan Samudra Indonesia (AGSI) bersama Lanal Denpasar, Rabu (1/7/2026).

Ketua Umum AGSI Alif Fian Nurcahyamto menyatakan bahwa industri yang eksis sejak 1987 ini merupakan bagian tak terpisahkan dari ekosistem pariwisata bahari Bali.

Seusai diresmikan, AGSI langsung menyiapkan program penataan tata ruang dan modernisasi sistem doking untuk mencegah pencemaran.

"Kami akan kelola kawasan ini bersinergi dengan TNI AL menuju industri maritim berbasis blue-green economy," ujar Alif Fian Nurcahyamto.

Langkah ini mendapat apresiasi besar dari Sekretaris Umum AGSI Febri Hantari dan Wakil Ketua Husni Kaslan.

Keduanya berharap wadah baru ini mampu meringankan langkah para pengusaha maritim lokal untuk berkolaborasi dan melangkah lebih jauh.

Dari sisi kedaulatan, Komandan Lanal Denpasar Kolonel Laut (P) Cokorda Gede Parta Pemayun menegaskan bahwa industri galangan kapal adalah bagian dari pertahanan negara.

Setelah 39 tahun bertahan di tengah polemik lingkungan dan tata ruang dengan pemukiman padat, industri galangan kapal di Tanjung Benoa, Bali, siap beroperasi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
| | | |