jatim.jpnn.com, SURABAYA - DS (15), atlet menembak yang diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh mantan pengurus Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Kota Surabaya, kembali menjalani latihan sebagai persiapan menghadapi seleksi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Sabtu (11/7).
Sebelumnya, DS sempat menghentikan aktivitas latihan selama sekitar satu bulan setelah kasus yang menimpanya mencuat ke publik. Saat itu, ia fokus mengikuti rangkaian proses penyelidikan.
Ketua Harian Perbakin Surabaya Hadi Susilo mengatakan pihaknya lebih dulu melakukan upaya pemulihan psikologis sebelum mengajak korban kembali ke lapangan latihan.
“Kami mengundang korban berlatih karena ada seleksi Porprov. Siapa tahu lolos seleksi sehingga bisa dikirim ke ajang tersebut,” kata Hadi, Senin (13/7).
Menurut Hadi, vakumnya latihan selama satu bulan berpotensi memengaruhi kondisi fisik maupun kemampuan teknis DS sebagai atlet.
“Porprov nanti berlangsung di Surabaya sebagai tuan rumah cabang olahraga menembak pada 2027,” ujarnya.
Hadi menegaskan, pemulihan mental korban dilakukan secara bertahap. Terlebih, DS merupakan atlet AAIPSC Junior yang memiliki potensi untuk berprestasi.
“Dengan mengajaknya kembali berlatih, ini menjadi langkah awal kami dalam memberikan perlindungan kepada korban,” tegasnya.


















































