jpnn.com - Dua proyek pembangunan Sekolah Rakyat yang dikerjakan PT Nindya Karya, yakni Kota Medan dan Kabupaten Kediri, berhasil mencatatkan progres fisik 100 persen.
Capaian tersebut mendapat apresiasi langsung dari Komisaris Utama PT Nindya Karya, Michael Umbas.
Ia menilai keberhasilan tersebut sebagai bukti komitmen, profesionalisme, dan kerja keras seluruh tim proyek dalam mendukung penyelesaian salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Asta Cita di bidang pendidikan.
Apresiasi tersebut disampaikan saat Umbas menggelar konferensi tatap muka secara daring dengan sejumlah koordinator Project Manager Sekolah Rakyat, yaitu PM Kota Makassar, Kabupaten Tual, Kota Medan, Kota Pasuruan, Kabupaten Jember, dan Kabupaten Kediri, Senin (13/7).
Pertemuan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan Dewan Komisaris guna memastikan setiap proyek berjalan sesuai target dari aspek waktu, mutu, keselamatan kerja, dan tata kelola perusahaan yang baik.
Dalam arahannya, Michael Umbas secara khusus memberikan penghargaan kepada tim Sekolah Rakyat Kota Medan dan Kabupaten Kediri yang telah menuntaskan pekerjaan hingga mencapai progres fisik 100 persen.
“Saya mengapresiasi dedikasi seluruh tim di lapangan, khususnya Kota Medan dan Kabupaten Kediri yang telah mencapai progres fisik 100 persen. Ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi yang solid, dan komitmen seluruh insan Nindya Karya. Semoga capaian ini menjadi inspirasi sekaligus penyemangat bagi lokasi lainnya untuk menyelesaikan proyek tepat waktu dengan tetap mengutamakan mutu, keselamatan kerja, dan tata kelola yang baik,” ujar Michael Umbas.
Berdasarkan data progres per 11 Juli 2026, rata-rata kemajuan pembangunan 20 lokasi Sekolah Rakyat Tahap II yang dikerjakan PT Nindya Karya telah mencapai 90 persen.





















































