Road to GFSR 2026 Dimulai, Indonesia Dorong Integrasi Kebijakan Iklim & Bencana

19 hours ago 18

Road to GFSR 2026 Dimulai, Indonesia Dorong Integrasi Kebijakan Iklim & Bencana

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Indonesia memulai rangkaian Road to The 3rd Global Forum for Sustainable Resilience (GFSR 2026) melalui Seminar Nasional Menuju Resiliensi Berkelanjutan. Foto: Source for JPNN.

jpnn.com - JAKARTA - Dunia tengah menghadapi tantangan besar untuk memastikan berbagai komitmen internasional tidak berhenti pada kesepakatan, tetapi diterjemahkan menjadi kebijakan dan aksi nyata yang saling terhubung.

Paris Agreement, Sendai Framework for Disaster Risk Reduction, dan Sustainable Development Goals telah memberikan arah bagi masyarakat global. Akan tetapi, pelaksanaan ketiga agenda tersebut masih kerap berjalan secara terpisah sehingga hasilnya belum optimal.

"Tantangan global tidak dapat diselesaikan melalui pendekatan yang terfragmentasi," kata Senior Program Manager Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Kedutaan Besar Australia di Jakarta Riri Silalahi dalam keterangannya dikutip Senin (13/7).

Untuk mendorong penyelarasan agenda tersebut, Indonesia memulai rangkaian Road to The 3rd Global Forum for Sustainable Resilience (GFSR 2026) melalui Seminar Nasional “Menuju Resiliensi Berkelanjutan”.

Kegiatan itu diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Program SIAP SIAGA atau Kemitraan Australia-Indonesia untuk Manajemen Risiko Bencana menjelang The 3rd GFSR 2026 pada 9–10 September 2026.

Seminar nasional tersebut mempertemukan perwakilan pemerintah, organisasi internasional, akademisi, mitra pembangunan, sektor swasta, dan masyarakat sipil.

Mereka membahas penyelarasan agenda perubahan iklim, pengurangan risiko bencana, dan pembangunan berkelanjutan dalam satu kerangka ketahanan yang lebih terpadu.

Team Leader SIAP SIAGA Palladium Lucy Dickinson mengatakan komitmen global hanya akan bermakna apabila dapat diterjemahkan menjadi aksi yang saling terhubung. “Kemitraan internasional menjadi makin penting karena tantangan yang dihadapi juga makin kompleks,” ujar Lucy.

Indonesia mendorong integrasi kebijakan iklim dan bencana melalui GFSR 2026 yang akan digelar September mendatang

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |